Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Crypto Untuk Lawyer

Pemerintah Indonesia mengadakan Konferensi Internasional untuk
pengacara yang terdiri dari Turki, Singapura, Australia, Malaysia, Thailand,
Rusia dan Hongkong. Konferensi tersebut merupakan sebuah upaya untuk mengekang
penggunaan illegal bitcoin dan cryptocurrency berbasis blockchain lainnya, dan
membuatnya lebih mudah bagi agen penegak hukum untuk mengenali dan melawan
kejahatan yang dipicu oleh crypto.

Indonesia Perangi Pencuri Crypto

Menurut sumber yang mengetahui, pihak berwenang Indonesia menjadi
tuan rumah konferensi delapan negara yang bertujuan mempersenjatai pengacara
dan agen penegak hukum lainnya dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk
melawan dan memerangi kejahatan terkait crypto seperti pencucian uang,
pendanaan terorisme, dan lainnya.

Kabarnya, seminar itu, yang dikatakan pihak berwenang sebagai tanggapan langsung terhadap meningkatnya tingkat kejahatan yang didukung oleh crypto, akan dihadiri oleh tujuh negara termasuk Turki yang ramah bitcoin, Australia, Malaysia, Thailand, Rusia, Singapura, dan Hong Kong.

PROMO ID OLYMP TRADE INDONESIA DEPOSIT & WD VIA BANK LOKAL MANDIRI, BCA, BRI, CIMB NIAGA MINIMAL 20 USD, ANDA SUDAH BISA TRADING OPTION, FOREX, CRYPTOCURRENCY SEPERTI BITCOIN, LITECOIN, ETHEREUM, EMAS, SAHAM, DENGAN APP LEBIH LENGKAP FITUR DAN TERMASUK PLATFORM TERBAIK, BERGABUNG SEKARANG HASILKAN UANG ONLINE

Baca juga: Jakarta Menjadi Tuan Rumah Southeast Asia Blockchain Summit 2018

Konferensi ini akan memungkinkan negara-negara yang
berpartisipasi untuk bertukar pikiran tentang cara-cara untuk melawan kegiatan
penipuan dalam cryptospace yang berkembang pesat.

Mengomentari inisiatif tersebut, Dr. Arminsyah, Wakil Jaksa
Agung Indonesia menyatakan dengan tegas bahwa aset digital dan teknologi
revolusioner yang menopang mereka akan terus tumbuh dengan cepat, tanpa
memperlambat penegakan hukum dan otoritas pemerintah untuk mengejar
ketinggalan.

Karena itu, menjadi sangat penting bagi Pemerintah Indonesia selaku tuan rumah untuk bergandengan tangan membentuk pertahanan yang kuat terhadap pelaku jahat yang memanfaatkan teknologi yang baru lahir ini.

“Kejahatan cryptocurrency lintas batas harus dilihat sebagai musuh bersama, oleh karena itu tidak dapat ditangani sebagian oleh masing-masing negara tetapi harus dicegah, diperangi, dan dihilangkan secara holistik dan bersama-sama.”

Dr. Arminsyah, Wakil Jaksa Agung Indonesia

Pihak Berwenang Bertekad untuk Mengakhiri Kejahatan Kripto

Sementara bitcoin dan cryptoassets lainnya tidak ada tender
hukum di Indonesia. Awal Februari 2019, pemerintah memperkenalkan peraturan
yang melegalkan cryptocurrency sebagai aset yang dapat diperdagangkan, dalam
upaya untuk memungkinkan investor yang tertarik untuk berdagang mata uang digital
tanpa menjadi korban penipuan skema yang diselenggarakan oleh aktor jahat.

Dr. Arminsyah mengatakan bahwa dia berharap KTT ini akan
mendorong kolaborasi antara peserta pelatihan, dalam bentuk “pengiriman
informasi, data, saran, dan penyediaan fasilitas yang diperlukan untuk melawan
kejahatan kripto.”

Dalam berita terkait, sebelumnya pada Agustus 2019, otoritas Thailand mengungkapkan rencana untuk mengintensifkan upaya untuk menghancurkan operasi pencucian uang berbasis crypto di wilayah tersebut.

Sumber

The post Indonesia Jadi Tuan Rumah Konferensi Crypto Untuk Lawyer appeared first on Coinvestasi.