Stablecoin Indonesia Rupiah Token (IDRT) diperkenalkan pada Konferensi Developer Blockchain Terbesar di Korea

Blockchain dan Stablecoin memiliki potensi yang besar untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dalam perdagangan internasional.

Upbit Developer Conference (UDC), Seoul, 4 September 2019 — Seiring dengan bertambah besarnya adopsi infrastruktur blockchain, stablecoin memainkan sebuah peran yang lebih penting sebagai jembatan antara fiat dan mata uang digital. Pada Upbit Developer Conference 2019, Chairman Chi-Hyung Song dari Dunamu (Perusahaan Ayah dari Upbit) menggaris-besarkan pentingnya stablecoin seperti IDRT (yang dibacking dengan Rupiah) dan Terra (desain algoritmik) dalam mengubah lanskap blockchain.

image
Jeth di Upbit Developer Conference

Stablecoin memainkan peran penting dalam menyediakan sebuah bentuk nilai yang
stabil, sembari memanfaatkan efisiensi dan karakteristik terbuka dari
blockchain yang mengizinkan siapapun untuk bertransaksi satu dengan yang
lainnya secara global, kapanpun. Secara kategori, stablecoin dapat dibagi
menjadi dua (2) bagian besar: (1) Stablecoin yang dibacking asset “Asset-backed
stablecoin“ (contoh: IDRT) dan (2)
Stablecoins Algoritmik “Algorithmic Stablecoins” (contoh: Terra).

PROMO ID OLYMP TRADE INDONESIA DEPOSIT & WD VIA BANK LOKAL MANDIRI, BCA, BRI, CIMB NIAGA MINIMAL 20 USD, ANDA SUDAH BISA TRADING OPTION, FOREX, CRYPTOCURRENCY SEPERTI BITCOIN, LITECOIN, ETHEREUM, EMAS, SAHAM, DENGAN APP LEBIH LENGKAP FITUR DAN TERMASUK PLATFORM TERBAIK, BERGABUNG SEKARANG HASILKAN UANG ONLINE

CEO dari Rupiah
Token Indonesia, Jeth Soetoyo
, memperkenalkan
potensi kegunaan Rupiah Token (IDRT)
dalam perdagangan finansial, terutama mengenai penciptaan solusi penyelesaian
transaksi yang lebih terpercaya untuk kedua belah pihak, eksportir dan
importir. Sekarang ini, eksportir dan importir bergantung pada banyak sekali
peralatan yang termasuk diantaranya, Konsinyasi (Consignment), Surat Kredit
(Letter of Credit / LC), Uang Muka (Cash Advance), dan Wesel Inkaso (Collection
Draft) yang dapat memakan biaya cukup besar, lambat, dan ketergantungan dengan
pihak ketiga. Ia mengatakan bahwa kegunaan blockchain dapat membuat sebuah
metode penyelesaian transaksi yang lebih efisien dan trustless.

Indonesia dan Korea memiliki sejarah hubungan perdagangan timbal-balik
yang panjang, selama 46 tahun dengan nilai perdagangan tahunan lebih dari $15
Miliar. “Koridor ini dapat menjadi sebuah potensi besar untuk munculnya sebuah
layanan baru yang dapat mendisrupsi metode penyelesaian pembiayaan perdagangan
yang sudah ada,” kata Jeth.

Dalam pidatonya, Jeth juga mengatakan bahwa mereka terbuka untuk
mendukung pengembang lainnya untuk membangun DApps dan layanan baru menggunakan
Rupiah Token untuk mengatasi masalah yang ada seperti perdagangan finansial dan
keuangan terdesentralisasi.

Upbit Developer Conference dihadiri oleh lebih dari 1000 peserta dan
pemain penting dalam industri ini termasuk dengan Brave Software, Blockstream, Hedera Hashgraph, Borse Stuttgart,
Mossland, SM Entertainment, Finhaven, Unchain, dan Carry Protocol.

Bila ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang Rupiah Token (IDRT), silahkan klik tautan berikut:

Situs Web | Telegram | Twitter | Layanan Konsumen

The post Stablecoin Indonesia Rupiah Token (IDRT) diperkenalkan pada Konferensi Developer Blockchain Terbesar di Korea appeared first on Coinvestasi.